Prediksi Persija Jakarta vs PSS Sleman, Tim Promosi Siap Tebar Ancaman

Laga pekan ke-5 Liga 1 2019 masih menyisakan laga yang cukup menarik antara Persija Jakarta melawan PSS Sleman. Menurut rencana laga ini akan dilangsungkan di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (03/07) sore mulai pukul 15:30 WIB.

Persija Jakarta

Saat ini Persija masih berada di posisi ke-16 klasemen sementara atau berada di zona degradasi dengan koleksi 2 poin dari 4 pertandingan yang sudah dijalani. Dengan nama besar yang mereka miliki, tentu saja itu bukanlah posisi yang ideal untuk tim Macan Kemayoran.

Oleh sebab itu, pada pertandingan nanti Persija dipastikan akan langsung tampil menekan sejak menit pertama. Untuk bisa mengalahkan PSS, para pemain Persija butuh gol cepat demi menguasai jalannya pertandingan. Selain itu, para pemain Persija juga harus bermain disiplin dan mematikan pergerakan Brian Ferreira, karena tidak jarang pemain asal Argentina itu menjadi pusat serangan bagi PSS.

Untuk menyukseskan ambisinya, pelatih Persija, Julio Bañuelos, kemungkinan bakal memasang formasi 4-3-3 dengan mengandalkan ketajaman Marko Simic di lini depan. Untuk lini tengah dia bisa mengandalkan Rohit Chand.

PSS Sleman

Meskipun berstatus sebagai tim promosi, namun kekuatan PSS tidak bisa diremehkan. Hal itu bisa terlihat dari posisi di klasemen, di mana tim berjuluk Elang Jawa itu berhasil menduduki peringkat ke-9 dengan koleksi 8 poin. Selain itu, PSS juga beberapa kali berhasil membuat kejutan dengan menumbangkan tim-tim besar, salah satunya adalah Arema FC yang berstatus sebagai juara Piala Presiden 2019.

Akan tetapi PSS dipastikan tidak bisa dengan mudah mengalahkan Persija. Karena mereka memiliki lini belakang yang bisa dibilang cukup apik. Selain ada Abdurrahman, tim tuan rumah juga memiliki bek asing Steven Paulle. Dengan tinggi mencapai 1,83 m, pemain asal Perancis itu diprediksi akan menjadi momok bagi lini depan PSS.

Pada pertandingan nanti pelatih PSS, Seto Nurdiantoro, akan menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan keratifitas Brian Ferreira. Sementara di lini depan ada nama Yevhen Bokhashvili, yang pada laga pamungkas mampu mencetak 1 gol.

Head to Head Persija Jakarta vs PSS Sleman

15/03/19 PSS Sleman 0 – 2 Persija

Lima Pertandingan Terakhir Persija Jakarta

15/05/19 Persija Jakarta 6 – 1 Shan United

20/05/19 Barito Putera 1 – 1 Persija Jakarta

26/05/19 PSIS Semarang 2 – 1 Persija Jakarta

31/05/19 Bali United 1 – 0 Persija Jakarta

22/06/19 Persela Lamongan 0 – 0 Persija Jakarta

Lima Pertandingan PSS Sleman

15/03/19 PSS Sleman 0 – 2 Persija Jakarta

15/05/19 PSS Sleman 3 – 1 Arema FC

25/05/19 PSS Sleman 1 – 1 Semen Padang

31/05/19 Persipura Jayapura 1 – 1 PSS Sleman

21/06/19 PSS Sleman 1 – 1 Bhayangkara FC

Prediksi Line Up Persija Jakarta vs PSS Sleman

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa; A. Hehanusa, S. Paulle, M. Abdurrahman, T. Sucipto; N. Setiawan, R. Chand, D. Saputra; F. E. Putra, M. Simic, R. Simanjuntak.

PSS Sleman (4-2-3-1): E. Pramana; B. Nirwanto, A. Ramadhan, A. de la Cruz, D. Rachman; S. Saimima, W. Sukarta; R. Perkasa, B. Ferreira, H. Tuharea; Y. Bokhashvili.

Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSS Sleman: 3 – 1

Untuk kamu yang suka bermain poker, langsung saja bergabuing dengan agen 988BET dan kunjungi 988Bet.org. Dijamin bonus dan kesempatan menang akan lebih besar.

PSM Makassar Gugur di Piala AFC, Ini Rekam Jejak Klub Indonesia di Kompetisi Asia

PSM Makassar berhasil mengalahkan wakil Vietnam, Becamex Binh Duong dengan skor 2-1 pada laga leg kedua babak semi-final zona ASEAN Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (26/06) sore WIB. Pada pertandingan itu PSM harus tertinggal terlebih dahulu setelah Becamex Binh Duong berhasil mencetak gol pada menit ke-45+3 melalui sundulan Wander Luiz. Tim Juku Eja yang berstatus tuan rumah pada pertandingan tersebut baru berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-75 setelah pemain Becamex Binh Duong, Ho Tan Tai mencetak gol bunuh diri. PSM berbalik unggul pada menit ke-87 setelah Aaron Evans berhasil mencetak gol melalui tendangan di dalam kotak penalti.

Meskipun menang, namun PSM dipastikan tersingkir dari Piala AFC 2019, kalah agresifitas gol tandang dari Becamex Binh Duong. Karena pada pertandingan leg pertama yang berlangsung di Go Dau Internasional Stadium, Vietnam, PSM harus menelan kekalahan dengan skor 1-0. Dengan tersingkirnya PSM di Piala AFC, berarti hal itu menambah daftar panjang pencapaian buruk tim-tim Indonesia di Piala AFC. Berikut adalah kiper klub-klub Indonesia di kompetisi level Asia dalam lima tahun terakhir atau sejak tahun 2014 yang lalu.

Kompetisi Asia 2014: Arema FC dan Persipura Jayapura

Pada musim 2014 klub Indonesia tidak lagi mendapat jatah lolos ke babak utama Liga Champions Asia. Dengan demikian, klub juara dan runner-up Liga 1 2013 hanya berhak mengikuti Piala AFC dimulai dari babak penyisihan grup.

Pada saat itu Arema FC yang berstatus sebagai runner-up Liga 1 2013 hanya bisa melaju hingga ke babak 16 besar. Sementara Persipura berhasil melaju hingga ke babak semi-final, sebelum akhirnya disingkirkan oleh wakil Kuwait, Al-Qadsia dengan skor agregat 2-10.

Kompetisi Asia 2015: Persib Bandung dan Persipura Jayapura

Persib Bandung yang berstatus sebagai juara Liga 1 2014 berhak mengikuti babak kualifikasi Liga Champions Asia, meskipun langkah mereka hanya sampai di putaran kedua babak kualifikasi dan harus bermain di Piala AFC. Sementara runner-up Liga 1 2014, Persipura Jayapura juga berhak mengikuti babak penyisihan grup Piala AFC. Namun sayangnya langkah kedua tim tersebut harus terhenti di babak 16 besar.

Kompetisi Asia 2016, 2017: –

Pada tahun 2016 dan 2017 Indonesia tidak mengirimkan wakilnya di kompetisi klub Asia, lantaran saat itu PSSI yang menjadi induk organisasi sepak bola Tanah Air sedang dibekukan oleh FIFA karena intervensi pemerintah.

Kompetisi Asia 2018: Bali United dan Persija Jakarta

Juara Liga 1 2017, Bhayangkara FC tidak bisa mengikuti Piala AFC karena linsensi mereka belum terdaftar. Alhasil Bali United dan Persija Jakarta yang merupakan klub peringkat kedua dan ketiga di Liga 1 2017 berhak mewakili Indonesia di Piala AFC 2018. Namun sayangnya Bali United harus terhenti di babak penyisihan grup, dan langkah Persija terhenti di babak semi-final zona ASEAN setelah kalah agregat 6-3 dari wakil Singapura, Home United.

Kompetisi Asia 2019: Persija Jakarta dan PSM Makassar

Sementara pada Piala AFC 2019 kali ini Indonesia diwakili oleh Persija Jakarta dan PSM Makassar, yang di mana masing-masing adalah juara dan runner-up Liga 1 2018. Hanya saja langkah Persija sudah harus terhenti di babak penyisihan grup, dan PSM seperti yang kita ketahui sebelumnya harus terhenti di babak semi-final zona ASEAN.

Untuk kamu yang suka bermain poker atau casino, langsung bergabung dengan 988Bet dan kunjungi 988Bet.org untuk menikmati banyak keuntungannya.

Calonkan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, PSSI Sudah Siapkan 6 Stadion

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, memastikan bahwa Indonesia akan maju sebagai calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Untuk melancarkan ambisi tersebut, Indonesia telah menggandeng Australia untuk menjadi tuan rumah bersama di Piala Dunia U-20 2021.

Kemudian Tisha juga mengatakan bahwa PSSI kini sudah mulai memastikan penggunaan 6 stadion bertaraf internasional sebagai venue gelaran Piala Dunia U-20 2021, dari total 8 stadion yang akan digunakan. Keenam stadion tersebut adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor), Stadion Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), Stadion Patriot (Kota Bekasi), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Kota Bandung), serta Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung).

Keenam stadion itu sendiri dipilih karena sebelumnya telah dipakai sebagai venue di Asian Games 2018 yang lalu. Akan tetapi Tisha mengungkapkan bahwa FIFA sebenarnya lebih menyukai stadion yang tidak memiliki running track untuk nantinya digunakan pada perhelatan Piala Dunia U-20. Akan tetapi Indonesia tidak memiliki stadion yang dimaksud, karena mayoritas stadion bertaraf internasional di Indonesia dilengkapi oleh running track.

“Kalau dibilang, yang paling top itu ya stadion tanpa running track, tetapi kami tidak memiliki stadion seperti itu. Posisinya saat ini kami ada SUGBK, GBLA, Patriot, Wibawa Mukti, Pakansari, dan SJH yang berada on the top dalam kompetisi AFF dan FIFA. Oleh sebab itu keenam stadion itu akan kami ajukan untuk Piala Dunia U-20 2021,” kata Tisha.

Sementara dua stadion lainnya yang belum ditentukan kemungkinan adalah Stadion Mandala Krida (Yogyakarta) dan Stadion Mahan (Solo). Indonesia sebenarnya juga masih memiliki dua stadion megah lainnya, yakni Stadion Batakan (Balikpapan) dan Stadion Papua Bangkit (Papua), hanya saja kemudian kedua stadion itu tidak masuk dalam daftar karena jaraknya yang sangat jauh.

Akan tetapi jika Indonesia berhasil menjadi tuan rumah bersama Australia untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021, maka beberapa stadion di Australia juga akan dipilih untuk menjadi venue. Dengan demikian Indonesia tidak perlu menyiapkan 8 stadion untuk menggelar Piala Dunia U-20 2021.

Untuk kamu yang suka bermain poker atau casino, langsung saja bergabung bersama 988Bet dankunjungi 988Bet.org. Di sana kamu dijamin akan mendapat bonus yang lebih besar.

Ditolak Barcelona, Dani Alves Bisa Gabung Bersama 4 Klub Ini

Bek internasional Brasil, Dani Alves kini tengah berstatus sebagai pengangguran setelah kontraknya tak diperpanjang oleh juara Ligue 1 2018/19, PSG. Padahal Alves sendiri masih menunjukkan kualitas yang cukup mengesankan kendati usianya sudah menginjak angka 36 tahun. Tak lama setelah meninggalkan PSG, Alves sempat menawarkan dirinya untuk kembali ke Barcelona. Hanya saja kemudian Barcelona menolak untuk kembali menggunakan jasanya, mengingat klub asal Catalan tersebut kini memiliki bek yang jauh lebih muda dan berkualitas.

Meskipun demikian Alves tidak perlu berkecil hati. Karena dengan kualitas yang dimilikinya, setidaknya masih ada 4 klub lainnya yang bisa menjadi pelabuhan selanjutnya dalam kariernya sebagai pemain sepak bola profesional. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Inter Milan

Bukan menjadi hal yang rahasia jika klub-klub Italia tak memiliki kekuatan finansial yang cukup baik, kecuali Juventus. Oleh sebab itu banyak klub-klub Serie A yang memilih untuk mendatangkan pemain berkualitas dengan harga yang cukup murah. Melihat kondisi yang ada, Inter Milan bisa saja mendatangkan Alves pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini, mengingat mereka juga tengah membangun kekuatan baru di bawah tangan dingin arsitek anyar, Antonio Conte.

AC Milan

Tak jauh berbeda dengan Inter Milan, klub sekota mereka, AC Milan kini juga tengah mengalami masalah finansial. Dengan kondisi keuangan yang ada, AC Milan tentu saja dipastikan sulit untuk mendatangkan pemain berkualitas dengan harga yang mahal. Alves pun bisa menjadi solusi untuk memperkuat lini pertahanan mereka, terlebih dengan status bebas transfer AC Milan tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk bisa menggunakan jasanya.

Bahia

Banyak pemain asal Brasil yang berada di penghujung kariernya memilih untuk kembali ke klub yang berada di kampung halamannya. Dengan usia yang sudah menginjak angka 36 tahun, tentu saja Alves memiliki kemungkinan untuk kembali ke Brasil dan memperkuat Bahia, yang tak lain adalah klub profesional pertamanya.

Sevilla

Opsi yang terakhir adalah Alves bisa saja kembali ke mantan klubnya di Spanyol, Sevilla. Karena sebelum menjadi bagian dari Barcelona, Alves adalah pemain andalan di lini belakang Sevilla. Bersama Sevilla, Alves berhasil meraih 2 gelar Piala UEFA (sekarang Liga Europa), 1 gelar Copa del Rey, dan 1 gelar Piala Super Eropa.

Selalu update informasimu seputar sepak bola hanya di Allibsus.com dan jangan lupa bergabung dengan 988BET untuk mendapat bonus yang lebih besar dalam permainan casino.