Barcelona baru saja mengumumkan bahwa mereka berhasil mendatangkan striker andalan Atletico Madrid, Antoine Griezmann, dengan harga sebesar 120 juta euro atau sekitar 1,9 triliun rupiah. Barcelona sendiri mengontrak Griezmann dengan durasi selama lima tahun atau hingga musim panas 2024 mendatang dan memagarinya dengan klausul pelepasan yang sangat tidak masuk akal, yakni sebesar 800 juta euro atau setara dengan 12,7 triliun rupiah.

Atletico Madrid Merasa Dirugikan Barcelona

Tak berselang lama setelah pengumuman tersebut, Atletico Madrid secara terang-terangan mengaku marah dengan kepindahan Griezmann. Karena selain ia adalah pemain andalan di lini depan, tim berjuluk Los Cholconeros itu juga merasa dirugikan secara finansial oleh Barcelona akibat transfer tersebut.

Karena diketahui bahwa Griezmann sudah sepakat bergabung bersama Barcelona pada Maret yang lalu, di mana kala itu dirinya masih memiliki klausul pelepasan sebesar 200 juat euro atau setara dengan 3,1 triliun rupiah. Lebih memalukannya lagi, pihak Atletico Madrid menganggap bahwa Barcelona telah melakukan pendekatan kepada Griezmann secara diam-diam tanpa membayar klausul pelepasan.

Hal itu dilakukan oleh Barcelona karena mereka enggan membayar klausul pelepasan Griezmann yang bernilai 200 juta euro. Oleh sebab itu, meskipun sudah terjalin kesepakatan di antara keduanya, namun Barcelona lebih memilih untuk menunggu hingga klausul pelepasan Griezmann turun menjadi 120 juta euro sebelum akhirnya mereka benar-benar mendatangkan pemain asal Perancis tersebut.

Atletico Madrid Seret Barcelona ke Pengadilan

Menyikapi hal itu, pihak Atletico Madrid meminta Barcelona melunasi biaya selisih klausul pelepasan Griezmann antara Maret yang lalu dan saat ini, yakni sebesar 80 juta euro atau 1,2 triliun rupiah. Tidak hanya itu Atletico Madrid juga berniat menyelesaikan kasus ini di pengadilan.

“Diwakili pengacaranya, Antoine Griezmann muncul di markas LaLiga. Secara sepihak, ia mengakhiri kontraknya dengan Atletico Madrid dan bergabung dengan Barcelona. Atletico Madrid meyakini bahwa keputusan itu telah terjadi sebelum musim 2018/19 berakhir, tepatnya pada 14 Mei 2019. Dimana itu menyalahi kontrak antara Griezmann dengan Atletico Madrid yang seharusnya bisa diselesaikan pada akhir musim,” tulis pernyataan Atletico Madrid perihal kecurangan Barcelona.

“Kesepakatan yang dilakukan Griezmann itu yang membuat kami mengajukan banding ke pengadilan karena Barcelona dan Griezmann telah sepakat sebelum klausul pelepasannya turun menjadi 120 juta euro. Padahal, saat itu klausul Griezmann berada di angka 200 juta euro,” pungkasnya.

Bagi kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dalam bermain poker atau casino, langsung saja bergabung dengan 988bet. Caranya pun mudah, kamu hanya tinggal daftarkan dirimu di 988bet.biz.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *